10 Juta Pengguna Listrik Prabayar Sudah Nikmati Insentif, Sisanya Kapan?

Insentif tarif listrik untuk masyarakat dalam rangka menghadapi pandemi Corona sudah digelontorkan pemerintah. Khusus pengguna prabayar, berdasarkan data dari PT PLN (Persero) baru 10 juta pelanggan yang mendapatkan keringanan tarif. Masih ada 1 juta yang dalam proses.
Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka menjelaskan hingga pagi tadi, 10 juta pelanggan yang menggunakan kWh meter prabayar sudah berhasil mendapatkan listrik gratis atau diskon listrik.

Sementara, token bagi 1 juta pelanggan lainnya akan diperbaharui secara bertahap paling lambat hingga 11 April 2020.

"Kami menyadari di situasi seperti saat ini, baik listrik gratis ataupun diskon ini sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang kurang mampu. Kami akan pastikan semua pelanggan yang berhak harus mendapatkan haknya," kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2020).

Untuk pelanggan yang menggunakan kWh meter prabayar, PLN akan bekerja sama dengan perangkat pemerintah setingkat kecamatan/desa/kelurahan untuk memastikan bantuan listrik selama pandemi Covid-19 dapat diterima masyarakat.

"Kami telah berkomunikasi dengan pemerintah agar bisa bekerja sama memberdayakan aparatur di tingkat kecamatan/desa/kelurahan, khususnya untuk menjangkau masyarakat yang berada di daerah terpencil," ujarnya.

Sementara untuk pelanggan rumah tangga 450 VA yang menggunakan kWh meter pascabayar, biaya rekening bulan April akan langsung digratiskan. Kemudian pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang menggunakan kWh meter pascabayar, rekening yang harus dibayarkan pada setiap bulannya akan dikurangi 50%.

Totalnya ada 24 juta pelanggan rumah tangga 450 Volt VA yang mendapatkan listrik gratis dan 7 juta pelanggan rumah tangga 900 VA bersubsidi yang mendapatkan diskon 50% untuk April, Mei dan Juni.

Artikel Asli

0 Response to "10 Juta Pengguna Listrik Prabayar Sudah Nikmati Insentif, Sisanya Kapan?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2