Heboh Turun Salju di Arab Saudi, Pertanda Akhir Zaman?


Fenomena salju turun kembali lagi terjadi di Arab Saudi pada hari Jumat (10/1/2020) kemarin. Beberapa wilayah di barat laut Arab seperti Pegunungan Dahr sudah tertutup salju sepenuhnya.

Kawasan yang terkenal dengan gurun tandusnya itu kini telah berubah jadi hamparan putih bersalju seperti negara-negara di Eropa.

Dilansir dari Arab News (17/1), salju bisa turun di Arab karena temperatur turun sampai di bawah 0 derajat Celcius. Salah satu wilayah terparah yang dihujani salju adalah Provinsi Tabuk yang berada di utara Madinah.

Karena cuaca ekstrim ini, Tabuk sekarang berubah jadi tempat paling dingin di Arab Saudi. Pemerintah setempat menghimbau warga agar bisa menjaga tubuh tetap hangat dan jangan berpergian ke tempat terpencil.

Selain Tabuk, wilayah di Madinah, Perbatasan Utara, Ha’il dan Al-Jawf juga dilanda cuaca buruk. Menurut ahli meteorologi AccuWeather, Eric Leister, cuaca ekstrim yang melanda Arab dipengaruhi oleh badai dahsyat dari Eropa Selatan dan Mediterania.

Fenomena saljut turun di Arab Saudi memang sangat langka terjadi tapi yang ini bukan pertama kalinya. Pada April 2019 lalu, fenomena serupa juga pernah terjadi.


Arab News on Twitter

WATCH: Parts of #SaudiArabia were blanketed by snow on Friday, especially in the northwestern regions such as the Dahr Mountains (Video: @alekhbariyatv) https://t.co/HCQWErHoR1 https://t.co/g2pN8V7GRp


Artikel Asli

0 Response to "Heboh Turun Salju di Arab Saudi, Pertanda Akhir Zaman?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2